Fakta Seputar Kehamilan Trimester Ketiga yang Perlu Moms Ketahui

Kehamilan Moms yang sudah mencapai trimester tiga menandakan kelahiran yang sudah semakin dekat. Pada trimester tiga ini akan banyak hal baru dan perubahan-perubahan signifikan dari janin dan ibunya. Nah, berikut ini beberapa perkembangan yang terjadi pada Moms dan janin pada trimester tiga.

  1. Berat dan panjang janin
    Bentuk janin semakin sempurna sehingga ukuran janin akan terasa makin besar di awal trimester tiga. Janin juga mulai melakukan aktivitas-aktivitas ringan. Salah satunya seperti berpegangan di tali pusat, menghisap ibu jarinya, dan gerakan ketangkasan tangan lainnya. Pastikan Moms memperhatikan perkembangan berat dan panjang janin. Pada usia kehamilan memasuki tujuh bulan, berat janin sekitar 1.000–1.700 gram. Sementara itu, saat usia kehamilan delapan bulan, berat janin minimal 2.600 gram. Pada usia kehamilan sembilan bulan, berat janin mencapai 2,5–3,2 kilogram.
  2. Moms semakin sulit tidur nyaman
    Ukuran janin yang semakin besar membuat Moms menjadi tidak nyaman. Salah satu cara agar lebih menikmati tidur adalah dengan tidur miring ke kiri. Tidur dengan keadaan telentang justru dapat menekan janin ke bawah dan membuat tubuh makin tak nyaman.
  3. Pendengaran janin berkembang pesat
    Pendengaran janin mulai berkembang pesat pada trimester tiga ini. Janin mulai mempelajari dan mengenali suara ibunya. Dalam sebuah penelitian, suara ibu mampu menenangkan janin yang dibuktikan dari detak jantung janin yang berangsur turun saat mendengar suara ibunya.
  4. Gusi sering berdarah
    Gusi ibu hamil pada trimester tiga lebih rentan berdarah. Hal ini terjadi karena tingkat hormon saat kehamilan cenderung berubah-ubah, salah satunya peningkatan hormon progesteron yang menjadikan perempuan hamil mudah mengalami penyakit gusi. Untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi, Moms perlu menggosok gigi dua kali sehari. Pilih sikat gigi dengan bulu-bulu halus yang dapat mengurangi gesekan yang bisa menyebabkan iritasi pada gusi. Lalu, gunakan air garam untuk berkumur- kumur setiap hari.
  5. Janin mulai merespons
    Wujud dan organ-organ penting janin semakin sempurna pada trimester tiga. Saat inilah janin mulai bisa merespon. Janin menjadi lebih sering bergerak dan mulai bereaksi pada segala jenis rangsangan, mulai dari makanan yang ibunya konsumsi, suara, dan cahaya. Moms harus mulai mengamati pola-pola gerakannya seperti berapa rata-rata tendangan hingga ke arah mana gerakannya. Bila gerakan tiba-tiba berkurang atau janin diam dalam waktu yang lama, coba minum segelas air. Jika tidak ada reaksi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk memeriksa kondisi janin.
  6. Sering merasakan sembelit
    Ibu hamil pada trimester 3 akan lebih sering merasakan sembelit. Hal ini terjadi akibat ligamen yang semakin melonggar sebagai persiapan persalinan. Efeknya, otot-otot sekitar usus juga mengendur dan pencernaan jadi berjalan lebih lambat. Dalam kondisi ini, Moms bisa mengkonsumsi makanan berserat.
  7. Memantau tekanan darah
    Tekanan darah cenderung naik saat usia kehamilan memasuki trimester 3. Moms harus terus memantau tekanan darah dan tanda vital lainnya. Efek hormon saat kehamilan kerap menganggu aliran darah balik ke jantung sehingga tekanan darah cenderung naik agar kebutuhan darah terpenuhi. Jadi jaga pola makan dan istirahat agar tekanan darah dapat terkontrol.
  8. Mulai sering buang air kecil dan berkeringat
    Semakin besar ukuran bayi, Moms akan semakin sering buang air kecil. Ini disebabkan ukuran janin yang mulai besar, sehingga membuatnya mendesak kantung kemih. Selain air kecil, keringat pun lebih banyak keluar karena peningkatan metabolisme tubuh. Ibu hamil cenderung berkeringat lebih banyak karena metabolisme tubuh yang bekerja lebih keras. Selain itu darah yang dipompa volumenya lebih banyak sehingga suhu tubuh meningkat. Hal ini pun membuat tubuh jadi lebih banyak berkeringat. Jadi, Moms perlu menjaga asupan cairan dengan minum yang cukup sekitar delapan gelas air setiap harinya.
  9. Janin mulai menyesuaikan siklus hidup ibunya
    Saat tulang-tulang janin mulai mengeras, ia juga mulai membiasakan diri dengan kebiasaan ibunya. Misalnya ia akan menutup mata saat tidur dan membuka mata saat bangun. Dinding rahim juga mulai menipis, sehingga akan lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam rahim. Ia pun bisa tahu perbedaan antara siang dan malam hari. Jadi mulailah konsisten menjaga pola waktu makan, istirahat, dan lainnya.
  10. Pastikan tubuh Moms punya cukup zat besi
    Janin akan banyak mengambil cadangan zat besi dari tubuh Moms pada trimester tiga. Zat besi ia butuhkan untuk pertumbuhan tulang janin. Namun efeknya Moms bisa kekurangan zat besi. Oleh karena itu, tingkatkan asupan zat besi Moms dengan mengonsumsi makanan sumber zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran hijau, dan sereal. Moms bisa memakannya dengan segelas jus jeruk agar tubuh lebih mudah menyerap zat besi. Selain itu, ibu hamil juga perlu tambahan kalsium. Tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sehingga perlu asupan dari luar. Kalsium dibutuhkan ibu hamil untuk mengurangi risiko hipertensi dan preeklampsia. Seperti zat besi, kalsium juga dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Kalsium juga perlu untuk pertumbuhan otot, syaraf, dan hati janin. Konsumsi ikan seperti salmon, teri, dan sarden yang kaya akan kalsium. Bisa juga mengonsumsi susu dan olahannya.