Tips Perawatan untuk Kulit Bayi Tetap Halus, Sehat dan Lembut

Kulit bayi yang halus dan lembut, rentan dan sensitif terhadap berbagai hal, misalnya paparan sinar matahari, polusi udara, dan hal-hal lainnya yang membuat kulit bayi menjadi bermasalah. Jika tidak cermat merawat, kulit bayi akan mudah iritasi, kering, gatal, hingga bersisik. Keadaan ini tentu membuat bayi tidak nyaman dan rewel.

Jadi, Moms harus menjaganya dengan baik dan benar. Dengan perawatan yang tepat seperti menggunakan produk dengan bahan alami dan berkualitas, Moms pun bisa menjaga kebersihan tubuh si kecil sekaligus menjaga kesehatan kulitnya. Berikut beberapa tips merawat kesahatan kulit bayi yang bisa dilakukan Moms di rumah:

Saat memandikan bayi

Bayi kerap dimandikan dengan air hangat dengan alasannya agar bayi tidak kedinginan saat dimandikan. Namun, terlalu sering menggunakan air hangat justru dapat membuat kulitnya menjadi kering dan kehilangan minyak alami. Minyak alami ini penting karena memberikan perlindungan terhadap bakteri dan bahan iritan lainnya.

Selain air, Moms juga perlu memerhatikan sabun yang digunakan. Moms bisa gunakan sabun khusus bayi yang dapat merawat kesehatan kulitnya. Gunakan sabun dengan pH seimbang 4,5 sampai dengan 5. Dengan menggunakan pH yang ringan ini, tekstur kulit bayi akan terjaga.

Gunakan minyak telon

Minyak telon memiliki banyak manfaat untuk bayi, terlebih jika dilihat dari kandungannya yang terdiri dari tiga jenis minyak berkhasiat, yaitu minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Tiap kandungan minyak alami dalam minyak telon, membawa manfaat yang berbeda.

Seperti minyak kayu putih yang merupakan antivirus, antibakteri, antijamur, antimikroba dan dekongestan. Oleh karena itu, minyak kayu putih sering digunakan sebagai bahan pembuatan obat, terutama untuk masalah pernapasan. Jika dioleskan kepada bayi, dapat memberikan sensasi hangat di kulit, meredakan gatal juga meredakan gejala seperti batuk, pilek, hidung tersumbat, dan mengencerkan dahak.

Lalu minyak adas yang mampu meredakan sakit perut, hidung meler, mencegah infeksi, dan menghambat pertumbuhan jamur tertentu yang bisa menyebabkan penyakit kulit. Sedangkan minyak kelapa bermanfaat untuk melembapkan kulit agar kulit tidak kering, serta mampu mengatasi gejala eksim yang ditandai dengan ruam dan gatal.

Untuk mendapatkan khasiat dari ketiganya, Moms bisa mencoba Minyak Telon Air Mancur yang mengandung minyak kelapa, minyak kayu putih, minyak adas dan essential oil lavender. Tubuh si kecil dapat merasa hangat, meredakan perut kembung, dan mengobati gatal-gatal di setiap olesannya.

Jangan sampai dehidrasi

Kulit kering pada bayi bisa disebabkan oleh tubuh dehidrasi. Tentunya Moms perlu disiplin menjaga pasokan ASI. Jika si kecil sudah tidak ASI ekskulsif, pastikan dia mengonsumsi cukup cairan.

Setelah usianya lewat enam bulan, berikan MPASI yang banyak mengandung air, seperti buah dan sayuran. Untuk perawatan dari luar, Moms bisa menjaga kelembapan kulit bayi dengan penggunaan baby oil.

Perhatikan area lipatan

Ketika mengoleskan pelembap, pastikan kulit bayi tidak basah. Pelembap dapat mengendap di bagian lipatan kulit yang tipis sehingga rentan mengalami ruam. Ruam juga sering terjadi  pada bayi yang menginjak usia tiga bulan ketika bayi sering meneteskan air liurnya.

Untuk mencegah ruam kemerahan, bersihkan sudut bibir bayi setidaknya dua kali sehari. Gunakan air bila ada susu atau makanan yang tersisa menempel di sekitar bibir.

Ruam juga bisa dikarenakan keringat yang mengendap di lipatan-lipatan kulit bayi.

Solusinya Anda bisa mengusapkan minyak telon ke lokasi tersebut, karena salah satu khasiat Minyak Telon Air Mancur adalah mencegah ruam-ruam, gatal, dan biang kringat pada kulit bayi.

Jaga lingkungan bayi agar kulit tetap lembap

Penyebab kulit kering dan pecah pada bayi salah satunya adalah faktor lingkungan. Sebaiknya, hindarkan si kecil dari paparan udara dingin secara langsung dan terlalu lama, baik yang berasal dari udara alami maupun dari AC.

Pemakaian sarung tangan dan kaus kaki bisa jadi solusi untuk menjaga kehangatan bayi, dan juga untuk menghindari kulit kering dan pecah-pecah.

Tips Cara Penggunaan Minyak Telon

Sebelum mengoleskan minyak telon ke kulit, Anda harus membaca dahulu label kemasannya. Pada label kemasan biasanya tertera kandungan, tata cara penggunaan, dan juga tanggal kedaluwarsa. Membaca label kemasan sangatlah penting untuk mengetahui keamanan penggunaan, terutama jika digunakan bayi.

Menggunakan minyak telon kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko terjadinya reaksi alergi. Selain itu, manfaat dari minyak telon yang sudah kedaluwarsa kemungkinan sudah menurun.

Nah, setelah membaca label kemasan dengan teliti, cobalah oleskan minyak telon sedikit saja ke kulit yaitu ke bagian kaki dan lengan. Kemudian diamkan sejenak. Hal ini untuk melihat apakah bayi memiliki reaksi alergi terhadap minyak tersebut.

Jika dalam waktu 24 jam setelah minyak telon dioleskan, kulit bayi terlihat mengalami kemerahan atau peradangan, hentikan penggunaannya. Kemungkinan hal ini disebabkan bayi yang alergi terhadap kandungan minyak telon.