Yuk, Kenali Tahapan Berkembangnya Bayi Usia di Bawah 6 Bulan

Meski berbeda-beda kasusnya, umumnya waktu tumbuh kembang bayi memiliki tahapan tertentu (milestone). Garis perkem- bangan tersebut biasanya menjadi tolak ukur atau target perkembangan bayi.

“Anak-anak berkembang di sepan- jang spektrum, dan tidak semua anak melakukan hal-hal pada saat yang sama atau sesuai dengan grafik perkemba- ngan bayi yang mungkin dimiliki orang tua,” kata Carrie Brown, MD, seorang dokter anak di Rumah Sakit Anak Arkansas di Little Rock, Arkansas.

Berikut milestone perkembangan bayi dari 0-6 bulan:

TAHAPAN BULAN PERTAMA

Pertama, panca indra bayi baru berkembang. Ia akan sibuk mencoba panca indra untuk mengetahui dunia barunya:

  1. Si kecil akan memahami wajahnya, menjangkaunya dengan tangan terutama di bagian mulut
  2. Ia akan mengenali suara Anda dan suaranya. Ia mulai membuat suara melampaui tangisan sederhana
  3. Untuk anggota gerak, ia akan coba menggerakkan kepalanya dari satu sisi ke sisi lainnya
  4. Ia juga akan menggerakkan tangannya ke depan sesuai jangkauan penglihatannya
  5. Indra penglihatannya sudah mulai peka terhadap pola-pola yang kontras, seperti hitam-putih

TAHAPAN BULAN KEDUA

Pada bulan kedua, bayi sudah bisa merespons rangsangan pada indra, misalnya memalingkan kepala ke sumber suara dan melacak objek lainnya:

  1. Si kecil akan tersenyum untuk pertama kalinya yang secara singkat untuk menenangkan dirinya sendiri
  2. Bayi mulai mengikuti objek bergerak dengan lirikan matanya dan mengenali orang dari kejauhan
  3. Ia pun mulai rewel dan merasa bosan jika aktivitasnya tidak berubah
  4. Ia mulai bisa mengangkat kepalanya
  5. Lengan dan kakinya mulai bisa digerakan secara sederhana dan perlahan

TAHAPAN BULAN KETIGA

Bulan ini si kecil sudah mengasah keterampilan emosinya. Ia akan mulai menggunakan tangisan yang berbeda untuk memberitahu apa yang ia rasakan dan inginkan.

  1. Si kecil mulai memiliki tangisan yang berbeda dari setiap keinginannya, seperti meminta makan, penggantian popok, rasa sakit, dan lainnya
  2. Salah satu ungkapan perasaannya selain dari tangisan adalah memalingkan kepalanya saat bosan
  3. Ia juga sudah bisa membedakan wajah, terutama wajah Moms dengan orang lain
  4. Moms akan melihat si kecil membuka tutup tangannya
  5. Permainan benda yang bergantungan akan menarik baginya, selain matanya yang sudah bisa mengikuti objek, tangannya akan coba menjangkau benda-benda menggantung
  6. Kini ia tidak hanya melirik ke sumber suara, tetapi memutar kepalanya ke arah suara
  7. Jangan cemburu, karena si kecil mulai senang bermain dengan orang lain, dan mungkin menangis saat berhenti bermain dengan orang tersebut

TAHAPAN BULAN KEEMPAT

Bayi mulai tertarik dengan berbagai hal di sekelilingnya. Ia ingin menjelajahi dunia di sekitarnya.

  1. Ia mulai tertawa dan mengeluarkan suara kecilnya
  2. Mulai bisa menampakkan ekspresi wajahnya
  3. Ketika berbaring tengkurap, ia mulai bisa mendorong sikunya ke atas
  4. Tangannya mulai bisa memegang kepalanya dengan sempurna, tanpa bantuan.

TAHAPAN BULAN KELIMA

Bulan ini tahap perkembangannya mungkin kecil, tetapi inilah yang merupakan fondasi untuk keterampilannya yang lebih besar pada waktu mendatang. Seorang dokter juga biasa menandai perilaku bayi di bulan ini, untuk mendiagnosa jika ada sesuatu yang tidak beres pada perkembangan bayi.

  1. Bayi sudah bisa berguling dari perut ke belakang
  2. Waspada jika memberinya mainan, ia akan mencoba memasukannya ke dalam mulut
  3. Ia senang melihat dirinya di cermin
  4. Dengarkan dengan seksama, ia mulai berekspresi dengan mengoceh
  5. Si bayi juga mulai mencoba menghibur dirinya sendiri dalam waktu yang singkat

TAHAPAN BULAN KEENAM

Bulan keenam, perkembangan aktivitas bayi mulai signifikan, seperti berpindah tempat atau mobilitas. Namun jika ia tidak juga mulai merayap, Moms tidak perlu khawatir. Ada rentang waktu untuk setiap keterampilan agar berkembang.

  1. Ia mulai merayap di kasur atau lantai
  2. Ia mulai mengoper barang yang dipegangnya, dari satu tangan ke tangan lainnya
  3. Si kecil juga mulai bisa duduk tanpa bantuan
  4. Jika dipanggil namanya, ia sudah bisa menanggapinya, bahkan mengerti kata- kata sederhana